Hubungan Panjang Berat Ikan Kembung (Rastrelliger spp.) Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga

Authors

  • Rejeki Sihotang Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Author
  • Welmar Olfan Basten Barat Program Studi Manajemen Pengelolaan Sumberdaya Perairan UHKBPNP Author

DOI:

https://doi.org/10.59925/g2rvzb85

Keywords:

Hubungan; Panjang; Berat; Ikan Kembung

Abstract

Pengukuran panjang berat ikan kembung mengunakan metode kuantitatif dan analisi yaitu mendapatkan gambaran yang dapat mewakili hubungan panjang berat ikan kembung (Rastrelliger spp.).Ikan kembung merupakan ikan pelagis kecil yang hidup bergerombol dimana ikan kembung mempunyai kandungan omega 3, karbohidrat, lemak, dan vitamin B12 dan zat besi, Penelitian ini sebagai acuan dalam kawasan penangkapan ikan agar tidak terjadi overfishing, jumlah sampel 60 ekor yang diambil secara acak dari tiga kapal purse seine. Panjang total ikan berkisar 180-211 mm dengan berat 70-125 gram. Analisis dilakukan menggunakan persamaan W= aLb dimana nilai b yang diperoleh maka dapat dinyatakan panjang berat ikan, < 3 (alometrik positif ) yang berarti perambahan berat ( bobot ) tubuh lebih cepat daripada pertambahan panjang nya

Downloads

Download data is not yet available.

References

Caesario, R., Delis, P. C dan Julian, D. (2022). Struktur ukuran, tipe pertumbuhan dan faktor kondisi ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing. Jurnal Akuatika Indonesia, Vol. 7, No. 2, al 1-6. https://jurnal.unpad.ac.id/akuatika-indonesia/article/view/42018?.

Hasani, Q., Hambali, I., Damai, A. A., Suparmono, S., Julian, D., & Irawati, L. (2023). Length-weight relationship and condition factor of Indian mackerel (Rastrelliger kanagurta) landed at Lempasing Fishing Port, Bandar Lampung. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 7(2), 109-120.

Herman, H., Omar, S. B. A, dan Umar, M. T. (2019). Hubungan panjang berat dan faktor kondisi beberapa jenis ikan pelagis kecil di perairan Indonesia. Jurnal Ilmu Perikanan, 21(1), 23-31.

Kurnia, R., Yahyah, dan Lumban Toruan, L. N. (2023). Dinamika populasi ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) di Teluk Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 13(1), 45-55.

Muttaqin, Z., Boer, M, dan Kamal, M. M. (2016). Hubungan panjang-berat dan faktor kondisi ikan sebagai indikator pengelolaan sumber daya ikan di perairan Indonesia. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 8(2), 545-556.

Siagian, R., Siregar, Y, dan Simanjuntak, M. (2017). Aspek biologi ikan kembung (Rastrelliger spp.) yang didaratkan di perairan Sumatera Utara. Jurnal Perikanan dan Kelautan, 8(2), 85–93.

Sihombing, G. D. L., Handoco, E, dan Manik, R. R. D. S. (2024). Relationship length weight and condition factors of mackerel (Rastrelliger kanagurta) landed in Tanjung Tiram Port Batu Bara District North Sumatra Province. Jurnal Ilmiah PLATAX, 12(1), 358-366.

Sinaga, I., Banurea, J. S, dan Zebua, P. Y. (2024). Biologi dan reproduksi ikan kembung (Rastrelliger spp.) hasil tangkapan gillnet yang didaratkan di Muara Lubuk Tukko Tapanuli Tengah. TAPIAN NAULI: Jurnal Penelitian Terapan Perikanan dan Kelautan, 6(1), 29-33. https://doi.org/10.300491/tapiannauli.v6i1.219.

Sinaga, R. F, dan Afriani, R. (2021). Hubungan panjang dan berat ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta) yang didaratkan di PPN Sibolga. Jurnal Ilmu Perairan, 9(2), 75-83.

Susanti, E., Setyanto, A., Setyohadi, D, dan Jatmiko, I. (2019). Studi aspek reproduksi ikan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta, Cuvier1817) pada musim peralihan di Selat Madura. BAWAL, Widya Riset Perikana Tangkap. 11 (1): 45-58. DOI: http://dx.doi.org/10.15578/bawal.11.1.2019.45-58.

Zamroni dan Suwarso. (2011). Studi tentang biologi reproduksi beberapa spesies ikan pelagis kecil di Perairan Laut Banda. BAWAL, Widya Riset Perikanan Tangkap. 3(5): 337-344. DOI: http://dx.doi.org/10.15578/bawal.3.5.2011.337-344.

Published

2026-05-22

How to Cite

Hubungan Panjang Berat Ikan Kembung (Rastrelliger spp.) Yang Didaratkan Di Pelabuhan Perikanan Nusantara Sibolga. (2026). Jurnal Penelitian Teknik Dan Sumberdaya Perairan , 2(1), 16-23. https://doi.org/10.59925/g2rvzb85